Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

REMEMBER !!!

"Tiga manusia yang menjadi sumber kebaikan: 
"manusia yang mengutamakan diam (tidak banyak bicara)"
"manusia yang tidak melakukan ancaman"
"dan manusia yang banyak berzikir kepada
Allah.”
Tiga sifat manusia yang merusak adalah : kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan.
 
Anak Solehah yang tak kan putus mengalunkan do'a suci

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lovely students "X-1 STUPA"
STUPA PARIAMAN PL 2012

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hilang dan Kembali

Hari ini ia pergi
Membawa pesan dari ilahi
Apakah sahabat telah mati?
Tidak!
Dia tak pernah mati
Menggenggam janji
Seperti menggenggam mawar berduri
Apakah kau tahu arti sahabat sejati?
Sahabat bak burung merpati
Selalu bersama dalam keluarga inti
Selalu berbagi walau terus berlari
Meskipun dia pergi, kelak pasti kembali..
kutunggu cerita suksesmu sobat..


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Meraih Kesuksesan Hidup Dengan Kesabaran

Kesabaran adalah kata yang indah dan mudah diucapkan, tapi ternyata tidak banyak orang yang mampu melakukannya. Dan derajat kesabaran inilah sesungguhnya yang membedakan hidup orang sukses dengan orang gagal dalam aktivitas hidupnya. Termasuk di dalamnya berlaku juga pada dunia kerja di mana pun. Terkait dengan ini, pantas saja seorang bijak pernah mengatakan, “Orang sukses adalah orang yang terus mencoba, meskipun telah mengalami banyak kegagalan. Ia memandang kehidupan sebagai peluang untuk mencapai kesuksesan.
Dengan kata lain, di dunia ini tidak ada sesuatu kesuksesan apa pun yang tidak dapat diraih oleh orang-orang yang mampu mempersiapkan dirinya secara baik untuk mendapatkannya dengan penuh kesabaran. Hal ini dapat kita buktikan dari kisah-kisah atau perjalanan hidup orang sukses. Di sini, dapat dipastikan kita akan menemukan nilai-nilai kesabaran di dalamnya.
Langkah selanjutnya, setelah jiwa sabar itu bersemayam dalam diri dan perilaku Anda, maka langkah sukses itu harus didukung pula dengan apa yang sebenarnya mesti mereka ketahui dan lakukan untuk menjadi sukses. Dalam suatu sumber disebutkan, ada tujuh hal yang dilakukan oleh mereka dalam meraih sukses.
1.     Mau mengambil risiko. Orang sukses berupaya untuk mencapai target, melakukan penghematan, membangun relasi dengan banyak orang, dan gesit mencoba sesuatu yang baru guna mengikuti perkembangan zaman. David C. McClelland, seorang guru besar yang mendalami perjalanan orang-orang sukses serta telah melakukan perjalanan ke banyak negara dan melatih pengusaha kecil, menyatakan cara menjadi pengusaha kecil sukses adalah dengan menjadi pengambil risiko moderat; yang mau terus mengambil risiko untuk meraih sukses.
2.     Percaya diri dan merasakan bahwa dirinya berbuat sesuatu untuk dunia. Orang sukses memandang sebuah dunia yang besar dan ingin memainkan peranan penting di dalamnya. Mereka tetap bekerja sesuai keterampilan mereka, sambil tetap menyadari bahwa keterampilan inti memberi nilai kepada keterampilan lainnya. Mereka juga sadar, karya terbaik akan menghasilkan kompensasi bagi mereka.
3.     Menikmati apa yang sedang mereka lakukan. Orang sukses mampu melihat pekerjaan sebagai kesenangan; mereka memilih bekerja di mana mereka dapat unggul. Orang sukses menyukai tantangan; mereka menikmati pencapaian puncak permainan mereka, apakah di pekerjaan, dll.
4.     Menjadi pelajar seumur hidup. Orang sukses menyadari, pendidikan tak pernah berakhir tapi dimulai di setiap tingkatan kehidupan dan terus berlanjut hingga akhir kehidupan. Pendidikan tidak terbatas di ruang kelas; artinya mencoba ide baru, membaca buku, surat kabar, majalah, dan menggunakan Internet merupakan bentuk pendidikan pula. Karena itu, tetaplah mengalir sesuai perubahan ketertarikan dan kemampuan Anda, dan nikmati perubahan. Ini akan membantu Anda tumbuh dan merasakan lebih percaya diri.
Me and my beloved sister Dhilade
5.     Berpandangan positif terhadap apa yang dapat dikerjakan. Orang sukses percaya gelas itu setengah penuh dan bukan setengah kosong. Mereka menanamkan semangat pada diri sendiri dan dapat membayangkan diri bagaimana mereka berhasil menyelesaikan suatu tugas sulit atau mencapai penghargaan tertinggi. Orang sukses berbuat bagaikan pelatih bagi orang lain, dengan menyuguhkan pesan-pesan positif dalam kehidupan sehari-hari. Mereka senang melihat orang lain membuat tonggak sejarah dalam kehidupan mereka. 

6.    Memotivasi diri sendiri. Orang sukses mempunyai banyak cara untuk memotivasi diri sendiri sehingga dapat terus berkarya lebih baik dari yang lain. Ada yang dengan cara melakukan beberapa pekerjaan setiap hari pada bidang berbeda. Seorang pria setengah baya memotivasi dirinya sendiri dengan mencoba mendapatkan lebih banyak uang daripada kakaknya. Seorang wanita berusia 29 tahun menjadi perawat top untuk menunjukkan kepada bekas gurunya bahwa dia memiliki keterampilan dan kecerdasan memadai untuk mencapai profesi itu.
7.     Tidak bekerja setengah-setengah. Orang sukses menyelesaikan tugas tidak dengan setengah-setengah. Mereka menggunakan cara kreatif dalam meraih sukses. Meski mungkin membutuhkan waktu lebih lama, mereka akhirnya melampaui garis finis. Mereka manfaatkan waktu dengan baik dalam mensinergikan kemampuan fisik dan mental untuk mencapai sukses.
Akhirnya, sesungguhnya setiap orang berpeluang untuk sukses dalam bidangnya masing-masing, termasuk kita yang sedang berjuang mendapatkan pekerjaan atau sukses dalam usaha. Anda ingin sukses? Maka, tanamkanlah dalam diri Anda nilai-nilai kesabaran dan lakukan kiat-kiat tersebut sebagai realisasi kesabaran Anda.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Senyum miris dibalik perjalanan tanggung jawab

Kadang apa yg orang pikir tentang garis takdir tidaklah benar...
Semua yang kualami adalah kisah nyata yg tak kutahu dimana ujung bahagianya. 
Manusia juga tak seperti kebaikan yg kuharapkan, di balik senyum mains mereka selalu bertopeng kebencian yg menyakitkan.
Tuhan tak pernah salah menilai umat_Nya,, 
Keraguan nan menghantui diri tak selamanya menjadi tameng penghambat masa depan.. 
Impian nan sudah di depan mata juga tak kan dapat menggalangiku tuk menjadikannya nyata.. 
Saat perih dan kesal merajai diri, kutahu Tuhan sedang memainkan skenario_Nya,,
agar diri nan hina ini juga mengukur panjang bayangannya.. 
Kesempurnaan bukan milikku, 
Dia yang berkuasa, 
Dia yang mengatur segalanya..
Kupasrahkan hidup matiku di garis takdir_Nya..











  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Teknologi Ramah Pelajar

Pengaruh kemajuan teknologi terhadap pelajar harus diakui melebihi apa pun, bahkan lembaga keluarga maupun pendidikan. Banyak kasus yang menimpa pelajar menunjukkan penyalahgunaan kemajuan teknologi komunikasi sehingga berdampak buruk bagi tingkah laku pelajar dalam lembaga pendidikan (sekolah). Tentu sangat disayangkan, sebab di sekolah pelajar harusnya fokus melakukan dalam kegiatan belajar mengajar.
Dengan kecanggihan teknologi prosedur berinteraksi tak harus kontak langsung. Interaksi eksklusif maupun kolektif seiring perkembangan zaman mulai difasilitasi gadget yang mudah dan murah. Bergosip, tertawa, menangis, berdiskusi, jatuh cinta, bahkan putus cinta bisa terjadi tanpa kontak langsung. Fenomenanya sudah sampai pada tahapan sistem budaya karena pelajar memiliki ketergantungan kuat terhadap internet untuk hadir di dunia maya. Sebagian besar pelajar, berselancar di dunia maya lebih urgen dibanding interaksi riil. Populer dan sempurna di dunia maya adalah prioritas, daripada berkompetisi dan berorganisasi secara nyata. Imbas terbesarnya, sisi adiktif pelan namun pasti melahirkan pelajar yang narsis, pemujaan terhadap diri secara berlebihan.
Kasus lain memanfaatkan teknologi adalah penyalahgunaan gadget untuk mempermudah kerja sama, mencari jawaban saat menempuh ujian, serta tindak kejahatan seperti mencuri karya orang lain. Lahirlah plagiator-plagiator ulung, muda, berbakat yang tanpa dosa dan seenaknya menjiplak demi menyelesaikan tugas sekolah.
Ketergantungan teknologi sebagai sarana penyaluran aktivitas narsistik tak boleh dibiarkan. Bila sisi adiktif narsisme sudah parah, akan menggerus kesadaran pelajar akan pentingnya budaya literatif. Budaya literatif adalah nuansa antuisme membaca dan kemampuan menuangkan ide baru dalam bentuk tulisan ilmiah. Membaca adalah aktivitas penting dilakukan siapapun terutama pelajar. Karena pelajar adalah generasi pemikul tanggung jawab besar sebagai penentu arah kemajuan bangsa dan bertanggung jawab terhadap nasib masyarakat luas.
Membaca berita, artikel, esai, karya sastra, buku sangat berbeda efeknya dibanding membaca pesan sms. Dengan membaca, pengetahuan kian luas dan akan memacu pelajar lebih kreatif, inovatif. Sebaliknya, terbiasa membaca pesan pendek memengaruhi karakter cenderung reaktif, dangkal dan kurang matang. Sedang budaya literatif akan membentuk karakter lebih matang dan kontemplatif.
Menghalangi dan melarang pelajar untuk tak menyentuh gadget canggih dengan alasan mencegah akibat buruk bukan pemecahan jangka panjang. Sebaliknya, hal tersebut tergolong pemasungan. Lebih rasional jika para pendidik terjun langsung memantau perkembangan siswa dalam kaitannya dengan kemajuan teknologi. Misalnya, sekolah menyediakan pelanyanan hotspot namun memblokir situs yang potensial merusak iklim akademis. Pendidik dan siswa bergabung dalam jejaring sosial, sehingga bisa lebih intens berdikusi seputar pelajaran.
Atau, membiasakan menyelesaikan tugas sekolah dan mengirimnya melalui email. Tugas yang dikirim melalui pesan elektronik memiliki beberapa kelebihan, selain lebih modern, efektif waktu, juga akan menghemat kertas. Penghematan kertas sangat penting mengingat ancaman global warming. Dengan metode demikian mudah-mudahan ada kemajuan di kalangan pelajar dalam menghadapi kemajuan teknologi. Kemajuan teknologi adalah tantangan dan ujian bagi kita semua.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS